Showing posts with label architecture. Show all posts
Showing posts with label architecture. Show all posts

Wednesday, 21 October 2015

3 hal penting yang perlu diperhatikan saat membuat denah rumah


Di zaman modern saat ini, rumah menjadi kebutuhan yang sangat penting, dikarenakan berkembangnya populasi manusia setiap tahunnya 2,2% bertambah penduduk di dunia, bukti riset ini yang mengharuskan para developer atau si pemilik lahan/tanah harus membuat tempat untuk bertempat tinggal (rumah). Namun karena banyak rumah yang harus dibangun, banyak pengembang yang kurang memperhatikan denah gambar rumah. Padahal hal yang satu ini sangat penting dalam membangun rumah. demikian aspek-aspek penting dalam membuat denah adalah sebagai berikut.


hal yang utama dalam membuat denah rumah ialah dari segi tata ruang. Rumah yang baik ialah rumah yang memiliki tata ruang yang tepat, tata ruang yang baik dalam sebuah rumah akan membuat kesan rumah menjadi lebih tertata, hal tersebut sangat berbeda dengan rumah yang tidak memperhatikan tata ruang, akan terkesan tidak nyaman.

Dari segi pemanfaatan lahan, mempunyai lahan yang luas disaat membangun, harus dimanfaatkan semaksimal mungkin supaya tidak sia-sia, sebagai contoh tempat kosong didepan teras atau di belakang rumah bisa dimanfaatkan sebagai taman bermain atau untuk tempat untuk bersantai.

Efektifitas rumah yang efektif akan membuat rumah nyaman dan akan membuat penghuni rumah merasakan bahwa rumah tersebut memberikan segala kebutuhan yang diinginkan, salah satu ciri rumah yang efektif ialah rumah yang bentuk simple dan mudah dibersihkan. 

3 hal ini memang sangat penting untuk diperhatikan dalam mendesain rumah untuk yang berkualitas aman dan nyaman.


Monday, 19 October 2015

Cara menghitung luas dalam meter persegi






Meter persegi adalah ukuran luas dan  biasanya digunakan untuk mengukur bidang datar, seperti lantai atau lapangan . Sebagai contohnya, anda bisa mengukur luas sofa dalam meter persegi , kemudian mengukur luas ruang tagamu rumah anda juga dalam meter persegi untuk menentukan apakah sofa tersebut muat dalam di dalamnya. Jika anda hanya memiliki penggaris atau meteran yang menggunakan satuan ukuran lain ( bukan dalam meter ) , anda masih bisa menggunakannya sebagai alat ukur, hanya saja kemudian anda perlu mengkonversi hasil ke dalam meter persegi.



1. Pilih penggaris atau meteran yang akan Anda gunakan. Pilih penggaris atau meteran dalam satuan meter (m) atau sentimeter (cm) yang tercetak di atasnya. Alat ini akan membuat Anda lebih mudah untuk menghitung luas dalam satuan meter persegi, karena telah dirancang dengan satuan ukuran yang sama.

2.Ukur panjang area. Meter persegi adalah satuan luas, atau ukuran benda dua dimensi seperti lantai atau apangan. Gunakan alat ukur Anda untuk mengukur satu sisi benda dari ujung satu ke ujung lainnya. Kemudian tuliskan hasilnya.

3.Jika Anda tidak bisa mengukur seluruh panjang benda dalam sekali waktu, lakukanlah secara bertahap. Ukur dengan alat ukur Anda, kemudian letakkan batu atau benda kecil lainnya tepat di titik akhirnya, sebagai penanda (seperti 1 meter atau 25 sentimeter). Ambil alat ukur Anda dan lakukan pengukuran kembali dimulai dari tanda yang sudah Anda letakkan. Ulangi hingga seluruh panjang benda terukur, dan jumlahkanlah hasil pengukuran Anda.

4.Mengukur lebar benda. Gunakan alat ukur yang sama untuk mengukur lebar benda. Sisi yang Anda ukur dalam tahap ini harus memiliki sudut mendekati 90º dengan sisi yang Anda ukur sebelumnya. Tuliskan hasil pengukuran lebar yang Anda peroleh. Terkecuali jika benda yang Anda ukur jauh lebih kecil dari 1 meter, Anda bisa membulatkan hasilnya ke sentimeter terdekat yang Anda peroleh saat melakukan pengukuran. Sebagai contoh, jika lebar yang Anda peroleh adalah 1 meter 8 sentimeter, gunakanlah '"1m 8cm" sebagai hasil pengukuran Anda, tanpa menggunakan satuan ukuran milimeter atau desimal lainnya.

5.Ubah satuan sentimeter menjadi meter. Biasanya hasil pengukuran tidak akan benar-benar tepat dalam meter, dan Anda akan mendapatkan hasil dalam meter dan sentimeter., sebagai contohnya "2 meter 35 sentimeter." Karena 1 sentimeter = 0,01 meter, Anda bisa mengubah ukuran sentimeter dengan memindahkan dua angka desimal ke kiri. Berikut ini adalah beberapa contohnya:
  • 35 cm = 0,35 m, jadi 2 m 35 cm = 2 m + 0,35 m = 2,35 m
  • 8 cm = 0,08 m, jadi 1 m 8 cm = 1,08m
6.Kalikan nilai panjang dan lebar yang Anda peroleh. Setelah kedua sisi Anda ukur dan diubah ke dalam satuan meter, kalikan keduanya untuk mendapatkan nilai luas dalam satuan meter persegi. Gunakan kalkulator jika perlu. Sebagai contohnya:
  • 2,35 m x 1,08 m = 2,5272 meter persegi (m2).
7.Bulatkan hasil pengukuran Anda. Jika Anda mendapatkan hasil pengukuran dengan banyak angka desimal, sebagai contohnya 2,572 meter persegi, Anda mungkin perlu membulatkannya menjadi angka dengan lebih sedikit angka desimal, sebagai contohnya menjadi 2,53 meter persegi. Faktanya, karena Anda mungkin tidak melakukan pengukuran dengan tepat, angka terakhir dalam hasil yang Anda peroleh juga mungkin saja tidak tepat. Dalam banyak kasus, Anda bisa membulatkan hingga ke nilai sentimeter terdekat (0,01 m). Untuk hasil pengukuran yang lebih akurat, cobalah cara membulatkan ke angka yang siginifikan.
  • Kapanpun Anda mengalikan dua angka dengan satuan yang sama (sebagai contohnya meter), hasilnya selalu akan dinyatakan dalam persegi satuan tersebut (m2, atau meter persegi).

Monday, 3 August 2015

Gagang Pintu Unique Style



Hal yang menarik dalam dunia desain kini semakin menggugah rasa ingin tahu .
Desain gagang pintu unik yang terasa lengket di tangan anda dan sangat unik untuk diterapkan dalam dunia mimpi anda .

Karena selain ia mudah untuk digunakan, gagang ini juga sangat unik dan terkesan freestyle.

gagang ini terbuat dari balutan aluminium yang terlihat mengkilap dan terkesan elegan, bagi anda yang suka benda unik, gagang pintu ini cocok untuk anda 


                 


                         



Terus ikuti update selanjutnya dari BAJA86
hanya disini




Saturday, 1 August 2015

Robot alat efisien bangunan hi-tech


Bangunan hunian merupakan tempat untuk bertempat tinggal, tempat tinggal tentu perlu nyaman dan berkualitas terjamin dari hal yang tidak diinginkan, namun tidak sedikit dari efek bangunan yang membuat kualitas para penghuni tidak nyaman dihuni.

Jika hal ini terjadi berlangsung lama, maka efek yang terjadi pun sangat luas dan berdampak buruk bagi populasi dunia.

jika kualitas bangunan sudah terjamin aman dan nyaman, maka selanjutnya ialah rumah tangga nya juga harus nyaman , jika masih sendiri , tidak ada salahnya untuk memakai suatu alat yang meringankan beban anda .

jika anda kuliahan atau punya kerjaan yang tidak sempat mengurusi tempat tinggal anda, tentu akan sangat kotor dan membuat anda tidak nyaman.

Teknologi semakin berkembang dengan pesat, segala sesuatu dikendalikan dengan teknologi



membuatmu aman meskipun anda tidak mempunyai teman di rumah. Karena anda akan ditemani oleh robot kesayangan anda .




Tuesday, 7 July 2015

Arsitektur dalam bola bumi Islam


Arsitektur Islam adalah sebuah karya seni bangunan yang terpencar dari aspek fisik dan metafisik bangunan melalui konsep pemikiran Islam yang bersumber dari Al Quran, Sunnah, Ulama dan Cendekiawan Muslim.

Adapun tokoh-tokoh arsitek dalam dunia islam adalah sebagai berikut profil dari kisah para arsitek.

tokoh-tokoh sang arsitek dalam islam

Hasan Al Thuluni

Seorang arsitek terbesar di zaman dinasti Mamluk di Mesir. Dialah penanggung jawab pembangunan gedung-gedung pemerintahan di Kairo.
    Lahir dari keluarga saintis dan arsitek. Kakeknya, Ahmad ibn Thulun, adalah seorang yang terpandang di istana sultan Burquq. Ia meninggal bersamaan dengan sang sultan.
    Disamping keahliannya dalam masalah tekhnik, ia juga seorang peminat terhadap ilmu fiqih, sejarah, sastra musik dan olahraga berburu. Ia pernah berguru kepada As sakawi. Dan As sakhawi mengenalnya sebagai arsitek terbaik dimasanya.
    Pada mulanya ia hanya menangani proyek biasa saja, tetapi ketika Syaifuddin Iynak, mengkudeta sultan Utsman bin Jaqmak (yang hanya berkuasa 1 tahun). Ia dipercaya oleh Iynak sebagai pendidik para arsitek dan penanggung jawab proyek pembangunan benteng dan gedung-gedung lainnya. Jabatan ini ia emban, meskipun kepemimpinan selalu berganti (sultan Ahmad bin Inal, sultan Khasqadam balbaya, Timur Bagha, Khair Bek Qayitabaya, Muhammad bin Qayitabaya). Ia sempat dihentikan ketika pada masa sultan Khair Bek Qayitabaya, tetapi atas usull Amir Yasbak bin Mahdi al Dawadir, ia diangkat lagi.
      Dimasa tuanya ia mengalami kebutaan, karena itu ia kemudian dibebastugaskan dari kepala arsitek, dan digantikan oleh anaknya, Syihabuddin Ahmad.
    Ia hidup hingga tahun 1517 M, dengan demikian ia mengalami penaklukan Mesir oleh sultan Salim dari Turki Utsmani. Dan sultan Salim I membawa para arsitek mesir ke Istambul untuk membangun gedung-gedung seperti halnya di Kairo. Ibn Iyas menceritakan secara konfrehensif biografi para arsitek yang dibawa ke Istambul dalam karyanya Bada’I az Zuhur. 
Karya
·         An Nuzhah as saniyah fi Dzikr al Khulafa wa al Mulk al Mishriyah. Buku sejarah kekuasaan Islam di mesir hingga sultan Thuman Baya, penguasa tewrakhir dinasti mamluk.
·         Syarh Muqaddimah Abi Laits
·         Syarh al Jurmiyah

MIMAR HAJRUDDIN
 Arsitek Turki Utsmani, murid dari arsitek ternama, Sinan. Diantara karya-karya arsiteknya, yaitu: Stari Most ”Old Bridge”, yaitu jembatan yang ada hingga kini. Jembatan ini selesai pengerjaannya pada 974 H/ 1566 M. 

Stari Most ”Old Bridge”



SINAN (1489-1578 M)
     Arsitek terbesar (the great muhandis (muhandis = arsitek)), yang merupakan salah satu arsitek kebanggan Turki Utsmani (Ottoman). Ia seorang arsitek otodidak yang membangun karier arsitekturnya pada usia 46 tahun, pada masa Sultan Sulaiman yang agung.
     Sinan yang biasa disebut Khudai Memar Sinan, lahir di Kaisariya, Anatolia pada 15 April 1489 M, dan ayahnya bernama Abdul Manan. Sinan waktu mudanya berprofesi sebagai prajurit kerajaan. Ia mendapat penghargaan karena keberaniannya, terutama ketika mengadakan penyerbuan ke Belgrado pada tahun 1521 dan Rhodes pada tahun 1522 M, yang kemudian diangkat menjadi kepala operator senjata dalam tentara kerajaan.
    Dalam perang Persia pada tahun 1534 M, ia merancang ferry yang dipergunakan untuk menyebrang danau Van, yang sangat besar manfaatnya dalam penaklukan musuh. Dalam penyerbuan ke Eropa, ia berhasil menciptakan jembatan menyebrangi sungai Donau. Keberhasilan-keberhasilan inilah yang kemudian mendasari ketenarannya. Sejak saat itu ia diberi tugas sesuai dengan bakatnya, yaitu merencanakan gedung-gedung yang dibangun oleh para sultan dinasti Utsmaniyah.
         Ia meninggal pada 17 Juli 1578 M ( 90 tahun) dan dimakamkan di dekat Masjid Sulaimaniyah di Istambul.  Sinan banyak mendidik dan membina arsitek terkemuka,   diantaranya : Ahmad Agha Kemal Al Din, Daud agha, Yatim Bab Ali, Yusuf dan Sinan Muda. Yusuf yang merupakan murid kesayangannya adalah arsitek istana Delhi, Lahore, dan Agra yang dibangun pada masa Sultan Akbar di India dari dinasti Moghul.
Peran & Karya
     Kerajaan Usmani Turki mewariskan begitu banyak karya arsitektur bersejarah. Masjid, gedung, sekolah hingga jembatan yang dibangun pada era kejayaan Usmani pada abad ke-16 M. Sederet bangunan bersejarah warisan Daulah Usmani itu tercatat merupakan karya Mimar Sinan (1489 M - 1588 M). Dialah arsitek Muslim termasyhur abad ke-16 M. Setengah abad masa hidupnya diabdikan untuk dunia arsitektur Islam. Selama masa hidupnya, tak kurang dari 476 struktur arsitektur telah diciptakan Sinan.
     Sinan merupakan arsitek kepala dan insinyur teknik sipil pada kesultanan Usmani mulai dari 1538 hingga 1588 M. Dia mendedikasikan dirinya untuk membangun kota Istanbul di bawah empat era kepemimpinan sultan, yakni: Salim I, Sulaiman I, Salim II, dan Murad III. Selama empat periode kepemimpinan para penguasa itu, Sinan bertanggung jawab untuk membangun dan mengawasi setiap pembangunan di Kesultanan Ottoman. Masjid Salim di Edirne serta Masjid Sulaiman di Istanbul merupakan masterpeice sang arsitek ulung.
    Sepanjang hidupnya Sinan membangun bangunan yang megah dan indah dalam kekuasaan Turki Utsmani, menurut Musthafa Sai (penulis biografinya), ia telah membangun 343 buah gedung besar maupun kecil, yang terlentang antara Bosnia sampai Mekkah, dengan kriteria : 81 masjid, 50 mushola, 55 madrasah, 7 sekolah qur’an, 16 dapur umum untuk kaum miskin, 3 ruang untuk orang sakit, 7 saluran air, 8 jembatan, 34 istana, 13 rumah peristirahatan, 3 gudang, 33 rumah mandi, dan 19 makam berkubah. Sinan juga banyak mendidik dan membina arsitek terkemuka, salah satunya Sedefhar Mehmet Aga - arsitek Masjid Sultan Ahmad.
      Sultan Sulaiman yang agung merupakan penguasa yang mempunyai semangat membangun berbagai monumen besar (masjid dan lain-lain), yang semuanya dirancang oleh Sinan. Masjid-masjid di Konstantinopel karya Sinan, antara lain : Masjid Sulaiman yang dibangun tahun 1550-1556 M (disinilah Sultan Sulaiman yang agung dan sultan Ahmad II dikuburkan); Masjid Shah Zadi Jami yang didirikan tahun 1547-1548 M (untuk menghormati mendiang pangeran Muhammad dan tempat kuburannya pangeran Jehangir); Masjid Khaseki Khuram(masjid Rolexana) dibuat tahun 1539 untuk mengenang Khuram Sultan. Dua Masjid di Istambul dan Skutari untuk mengenang putri Merh-o-Mah, istri wazir besar Rustam Pasha, juga Masjid Sulaimanaiyah yang didirikan pada tahun 1550-1556 M, serta Masjid Salimiyah di Adrianopel yang dibangun atas perintah Sultan Salim II, dan lain-lain.
      Beberapa karya Sinan: Masjid Azapkapi Sokullu di Istanbul; Masjid Salim di Edirne; Kompleks Salaiman ; Kompleks Kilic Ali Pasha; Kompleks Molla Celebi; Tempat mandi Haseki; Masjid Piyale Pasha; Masjid Sehzade; Kompleks Mihrimah Sultan di Edirnekapi; Jembatan Mehmed Pasa Sokolovic di Visegrad; Masjid Nisanci Mehmed Pasha; Masjid Rastem Pasha; Masjid Zal Mahmud Pasha; Masjid Kadirga Sokullu; Masjid Koursoum atau masjid Usman Shah di Trikala; Al-Takiya Al-Suleimaniya di Damascus; Madrasah Yavuz Sultan Selim; Jembatan Mimar Sinan diBayakaekmece.
      Dalam karyanya Sinan lebih menaruh perhatian pada interiornya (dalam), sehingga kadang diluar dikorbankan. Ciri dari karyanya adalah sifat Tuki dimanapun gedung berdiri, kekhasan itu selalu terasa.

Masjid Salim di Edrne

Masjid Sulaiman di Istanbul


MIRAK MIRZA GHIYATH
       Seorang arsitek asal Persia, yang mengabdi di kekaisaran Moghul di India. Banyak sekali kaya arsiteknya, diantaranya: Humayun’s Tomb (pusara /makam Humayun), adalah suatu kompleks bangunan arsitektur moghul sebagai pusara sultan Moghul ke-2, Humayun. Pembangunan ini diawasi oleh istri Humayun yang bernama Hamida Begum pada tahun 1562 M, yang berlokasi di Nizamuddin Timur, Delhi, India.


Humayun’s Tomb Delhi 



MIMAR KASEMI (1570-1659 M)
      Seorang master arsitek kekhalifahan Turki Utsmani (master of Ottoman classical architecture).
     Mimar Kasemi atau Mimar Kasim atau Koca Kasim Aga, lahir di Gramsh Tomorrica, Skrapar di Albania. Ia belajar arsitektur di Istambul, ibukota Turki Utsmani, dari arsitek Turki ternama, Sinan. Setelah meninggalnya kepala arsitek istana Turki Utsmani, Hasan Agha pada tahun 1622 M, ia kemudian diangkat sebagai penggantinya.
     Ia banyak telah membuat kreasi pekerjaan monumental yang orsinil, seperti: Baghdad Kiosk, Devan Kiosk, kiosk infaience dalam istana Toptapi di Istambul. Ia membangun kembali salah satu dari bangunan yang terindah di istana Toptapi, sepectciler paviliun di Sarayburnu. Ia juga membangun pisat perbelanjaan tertutup yang besar di Eminonu yang diselesaikan pada tahun 1660 oleh arsitek Mustafa.
     Ia banyak membangun proyek di Albania, seperti penginapan-penginapan, jembatan, tempat mandi umum dan jalan di Berat, Korce dan lain-lain. Karena terlibat perselisihan, ia kemudian diasingkan ke Gallipoli pada tahun 1644 M. Setealh satu tahun kemudian dimaafkan dan kembali ke istana.
     Kasim aga melampaui lebih dalam bidang puisi dibanding dengan arsitek, yang membantu Koprulu Memed pasa naik jabatan menjadi grand vizier (perdana mentri agung), yang menandai era Koprulu Mehmed dalam sejarah Turki.
     Ia meninggal tahun 1659 M

Baghdad Kiosk 


eminonu istanbul shopping 



MEHMED AGA (1540-1617 M)
Arsitek
    Seorang tekhnisi lapangan berbakat yang kemudian menjadi arsitek istana terkenal di Ottoman (Turki Utsmani), penerus Sinan dan Dalgich. Ia merupakan arsitek Masjid Jami’ Sultan Ahmad I di Istambul, Turki. Masjid ini terkenal dengan nama Masjid Biru,
     Sedefhar Mehmed Aga atau Muhammad Agha, lahir dari keluarga kristen, yang diyakini asal Armenia sekitar tahun 1540 M. Ia datang ke Istambul pada tahun 1563 M (dan mungkin masuk korp Janissary yang terkenal). Setelah 6 tahun menjadi kadet, ia memulai studi musik. Dan selama periode 20 tahun ia bekerja sebagai spesialisasi dalam menatah mutiara, sehingga kemudian dijuluki Sedefhar (mother of Pearl / pekerja mutiara). Kemudan ia belajar arsitektur dan menjadi murid Sinan, arsitek Turki Utsmani yang terkenal. Ia kemudian menjadi asisten utamanya, dan sering menggantikannya ketika ia tidak ada.
     Pad atahun 1586 ia ditugasi untuk menyelesaikan Masjid Muradiya di Manisa, yang konstruksinya dimulai oleh Sinan.
Karya Arsitektur
      Karya arsitek terkenalnya adalah Masjid Jami’ sultan Ahmad I, yang terkenal dengan nama masjid biru. Disebut demikian karena pada malam harinya ada efek sinar biru pada bangunan utama yang disebabkan pantulan cahaya didalamnya. Rahasia warna biru itu, terletak 260 jendela yang meneroboskan efek cahaya biru dari 21.043 keping iluminasi keramik bagian dalamnya.
Pembangunan masjid ini digagas oleh Sultan Ahmad I yang dikenal sangat alim. Muhammad Agha memerlukan 8 tahun guna merancang dan membangunnya. Ditahun yang sama saat masjid selesai (pada tahun 1617 M), Sultan Ahmad I meninggal, dan jasadnya dimakamkan di dekat masjid, dan namanya diabadikan jadi nama masjid.
    Masjid sultan Ahmad I (Masjid biru) ini menjadi trademark Istambul.Masjid ini adalah satu-satunya masjid di daratan Turki yang memiliki 6 menara yang menjulang. Ada 16 balkon di menara itu, yang oleh Agha dalam catatannya Risale-I-Mimariye, dibangun sebagai penghormatan bagi ke-16 sultan Utsmaniyah terdahulu.

Masjid Jami’ sultan Ahmad I ( masjid biru )



USTADZ AHMAD (Abad 17 M)
    Arsitek Taj Mahal, karyanya ini kemudian menjadi salah satu dari 7 keajaiban dunia, monumen peradaban yang menjagat dan menyejarah.
    Ustadz Ahmad, yang berarti orang yang ahli (ustadz = ahli) suatu sebutan untuk arsitek. Ia berasal dari Herrat Afghanistan. Ia mendapat tugas dari Shah Jehan, kaisar moghul India yang cinta seni, untuk membangun Taj Mahal.
      Taj Mahal ini terletak diibukota kerajaan Moghul, Aqra, yang dianggap sebagai salah satu representasi utama arsitektur dan seni Islam yang fantastik dan paling impresif. Nama bangunan diadopsi dari potongan nama Mumtadz Mahal, sebuah gelar kebesaran yang dianugrahkan kepada Arjumand Begum, prameswari Kaisar Shah Jehan yang meninggal tahun 1631 M di Burhanpur saat melahirkan anak yang ke-14. Enam bulan kemudian setelah pindah ke Aqra, sang kaisar berjanji akan mendirikan sebuah Mousoleum paling indah sebagai cindramata simbol keabadian cintanya pada sang istri.
    Selain mengarsiteki Taj Mahal, ustadz Ahmad pernah bekerja di Benteng Merah (Red Fort) di Delhi, dipuji pula lantaran prestasi arsitekturnya berupa Masjid Agung Delhi, India. Dan namanya kian besar ketika dianugrahi gelar kehormatan Nadhir al Asr atas jasa-jasanya dan buah kreatifnya mengharumkan Islam.
     Bersama Ustadz Ahmad ini disebut juga Ustadz Isa, seorang arsitek berkebangsaan Turki turut mendapat kehormatan melalui keikutsertaannya dalam perencanaan pembangunan Taj Mahal, begitu juga arsitek sejawat mereka Mir Abdul Karim, desainer mousoleum.

Taj Mahal



Berikut merupakan Arsitek Islam serta karya nya yang sampai saat ini masih populer di dunia dan menjadi keajaiban dunia.

Semoga dengan mendalami sejarah dan kisah-kisah sang arsitek islam, kita lebih semangat lagi dalam berkarya  

Sunday, 14 June 2015

Arsitek VS Teknik Sipil – Antara imajinasi dan hitungan




Arsitek VS teknik sipil siapa yang lebih baik? membandingkan keduanya ibarat mencari kebaikan antara imajinasi dan hitungan, tentu saja keduanya mempunyai fungsi dan kegunaan masing-masing. Namun bagi masyarakat umum mungkin menjawab arsitek yang lebih baik karena kata tersebut sudah menjadi semacam merk brand yang menggambarkan sebuah profesi ahli dalam bidang bangunan, sehingga ada gambaran bahwa untuk mewujudkan bangunan hanya butuh Arsitek saja, hal ini bisa jadi benar ketika bangunan yang dibangun hanya bangunan sederhana dengan bentuk dan penggunaan material standar. beda lagi jika bentuk bangunan aneh sebagai hasil imajinasi arsitek maupun pemilik rumah, akan sangat beresiko fatal jika tidak melibatkan teknik sipil didalamnya. bayangkan saja membangun rumah indah tetapi roboh begitu saja.

PERBANDINGAN ARSITEK VS TEKNIK SIPIL


Arsitek & Teknik Sipil yang terbaik adalah yang menguasai keduanya , selain bisa berimajinasi juga bisa menghitung secara strukturalnya, namun bila tidak sanggup untuk menguasainya, maka perlu kerjasama antara arsitek dan teknik sipil untuk mewujudkan bangunan yang indah dan murah.

ads slot